Apakah sabar itu ada batasnya?
Ataukah sabar itu seharusnya tak terbatas?
Apakah sabar itu berserah?
Ataukah sabar itu hanya bisa pasrah?
Apakah sabar itu berharap penuh?
Ataukah sabar itu memaksakan kehendak?
Apakah sabar itu harus diuji?
Ataukah sabar itu hanya sekedar “hadapi saja”?
Apakah sabar itu akan berujung pada kata “sampai”?
Ataukah sabar itu sesuatu yang malah tak berujung?
Apakah Bapa ingin agar aku belajar untuk lebih memahami kata sabar?
Dalam hati aku menghibur diri, semoga waktu dapat menyelesaikan ini..
Kisah Para Rasul 1:7
Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu,
yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.
Itu jawab-Nya melalui Firman yang disampaikan kepadaku begitu jelas..
Aku anak-Nya..
Yang sedang mencari perkenanan Bapa..
Tidak mengeraskan hati menuntut keinginan daging..
Sujud menundukkan diri di hadapan Tuhan..
Bapaku lebih paham, yang terbaik untuk semua pihak..
Aku, kamu, dia, kami dan mereka di sekitar kita..
Sekali lagi tentang semua cinta kasih sayang..
Agape, philia, storge.. dan Eros.
*Selengkapnya..
Tampilkan postingan dengan label myHeart. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label myHeart. Tampilkan semua postingan
4.6.14
31.12.11
Rayuan Gombal
Beberapa rayuan gombal nih.. hehehe..
adek: lagi dimana sih..?
abang: kan ada di hatimu dek...
abang: dek, minta buatin roti donk..
adek: buatin roti apa ya?
abang: roti cinta dengan selai kasih sayangmu, dibuat di dapur hatimu..
hehehe, to be continue..
adek: lagi dimana sih..?
abang: kan ada di hatimu dek...
abang: dek, minta buatin roti donk..
adek: buatin roti apa ya?
abang: roti cinta dengan selai kasih sayangmu, dibuat di dapur hatimu..
hehehe, to be continue..
ALKA-LINE
*Selengkapnya..
12.12.11
Manusia mati meninggalkan karya
Udah lamaaaaa benget gak nge-blog... Sempet sih intip2...
Dan akhirnya niat ini muncul lagi, waktu inget tentang pepatah :
"Harimau Mati Meningalkan Belang, Gajah Mati meninggalkan Gading, Manusia Mati Meninggalkan Karya"
Jangan nganggep diri blogger kalo jarang nge-blog..
(baru nyadar selama setaun hny posting 3 judul.. wedew.. he3 )
Mari bercuap-cuap kembali.. :-)
Pernah ditanya: Apa dalam memilih teman kamu ada kriteria tertentu?
"Ya, yang baik pastinya.. Karna orang baik pasti tau mana yang tidak baik.."
Yee.. tapi langsung di skak-mat.. Aduh!!
"Ambil buku itu.. Jangan tanya / komentar, kalo belum slesai membacanya.."
Jadi kita gak bisa donk komentar ini terang, kalo gak pernah berada dalam gelap..
Orang yang baik akan belajar dari pengalaman sebelumnya yang mungkin kurang baik, untuk bisa menjadi/melakukan yang terbaik dalam hidupnya.
*Selengkapnya..
Dan akhirnya niat ini muncul lagi, waktu inget tentang pepatah :
"Harimau Mati Meningalkan Belang, Gajah Mati meninggalkan Gading, Manusia Mati Meninggalkan Karya"
Jangan nganggep diri blogger kalo jarang nge-blog..
(baru nyadar selama setaun hny posting 3 judul.. wedew.. he3 )
Mari bercuap-cuap kembali.. :-)
Pernah ditanya: Apa dalam memilih teman kamu ada kriteria tertentu?
"Ya, yang baik pastinya.. Karna orang baik pasti tau mana yang tidak baik.."
Yee.. tapi langsung di skak-mat.. Aduh!!
"Ambil buku itu.. Jangan tanya / komentar, kalo belum slesai membacanya.."
Jadi kita gak bisa donk komentar ini terang, kalo gak pernah berada dalam gelap..
Orang yang baik akan belajar dari pengalaman sebelumnya yang mungkin kurang baik, untuk bisa menjadi/melakukan yang terbaik dalam hidupnya.
*Selengkapnya..
9.3.10
Galau
Tuhan...
Kau tau apa yang akan kumaksud..
Ku tahu Kau memahami pikiranku..
Semua yang kuandalkan, kuharapkan
dan yang menjadi pegangan dan sandaranku selama ini,
semuanya sudah beranjak dari hadapanku..
Apalagi untuk menghadapi hal ini seorang diri..
Gelap, pekat, suram, jalan yang terbentang di depanku..
Untuk meraba-raba.. merangkak..
Bahkan untuk maju satu langkahpun aku tidak tahu..
Sudah banyak hal telah Kau ajarkan padaku..
Banyak kejadian telah Kau tunjukkan padaku..
Bahwa Kau mampu melakukan segala sesuatu hal..
Bahkan yang sekalipun tak dapat diperkirakan manusia..
Ya, Engkau sanggup..
Tapi Tuhan, kenapa sampai saat ini aku ragu?
Aku sangsi terhadap-Mu?
Di saat aku menjadi motivator bagi orang lain..
Tapi aku sendiri tidak bisa memotivasi diriku..
Aku munafik..
Tangguh di luar.. tapi rapuh di dalam..
Aku terpuruk dalam arus ini..
Aku tak bisa membangkitkan diriku..
Aku sungguh tidak mengerti semua ini..
Sanggupkah aku? Mampukah aku?
Please God..
beri aku ketenangan..
Beri aku seberkas cahaya..
Berikan uluran tangan-Mu padaku, agar aku bisa menggapainya..
Tuntun aku agar aku dapat mengandalkan-Mu..
Walau ku tak tahu dan tak kumengerti..
Bagaimana cara-Mu melakukannya terhadapku..
Ingin ku akhiri ini semua dengan satu kalimat:
"Kuyakin Kau akan memampukan aku.."
Tapi Kau tak bisa kubohongi..
Kau tahu, aku masih ragu..
Kumohon, jangan lepaskan aku..
Terus dekap aku dalam lembut-Nya sentuhan kasih-Mu..
Hanya Kau yang dapat menenangkanku.. *Selengkapnya..
Kau tau apa yang akan kumaksud..
Ku tahu Kau memahami pikiranku..
Semua yang kuandalkan, kuharapkan
dan yang menjadi pegangan dan sandaranku selama ini,
semuanya sudah beranjak dari hadapanku..
Apalagi untuk menghadapi hal ini seorang diri..
Gelap, pekat, suram, jalan yang terbentang di depanku..
Untuk meraba-raba.. merangkak..
Bahkan untuk maju satu langkahpun aku tidak tahu..
Sudah banyak hal telah Kau ajarkan padaku..
Banyak kejadian telah Kau tunjukkan padaku..
Bahwa Kau mampu melakukan segala sesuatu hal..
Bahkan yang sekalipun tak dapat diperkirakan manusia..
Ya, Engkau sanggup..
Tapi Tuhan, kenapa sampai saat ini aku ragu?
Aku sangsi terhadap-Mu?
Di saat aku menjadi motivator bagi orang lain..
Tapi aku sendiri tidak bisa memotivasi diriku..
Aku munafik..
Tangguh di luar.. tapi rapuh di dalam..
Aku terpuruk dalam arus ini..
Aku tak bisa membangkitkan diriku..
Aku sungguh tidak mengerti semua ini..
Sanggupkah aku? Mampukah aku?
Please God..
beri aku ketenangan..
Beri aku seberkas cahaya..
Berikan uluran tangan-Mu padaku, agar aku bisa menggapainya..
Tuntun aku agar aku dapat mengandalkan-Mu..
Walau ku tak tahu dan tak kumengerti..
Bagaimana cara-Mu melakukannya terhadapku..
Ingin ku akhiri ini semua dengan satu kalimat:
"Kuyakin Kau akan memampukan aku.."
Tapi Kau tak bisa kubohongi..
Kau tahu, aku masih ragu..
Kumohon, jangan lepaskan aku..
Terus dekap aku dalam lembut-Nya sentuhan kasih-Mu..
Hanya Kau yang dapat menenangkanku.. *Selengkapnya..
27.2.10
Happy Day
Puji Tuhan, Dia sudah menambahkan umurku setahun lagi..
Tepat jam 12 malam, pertama kalinya yg memberi ucapan selamat padaku adalah Bapa.. Ya, aku matikan HP dan offline dari dunia maya, untuk bertemu dengan-Nya, n mengucapkan terima kasih pada-Nya. Dia memberikan aku hadiah yang begitu berarti subuh ini.. Dia mengatakan dari hati-Nya, hati pribadi Bapa, untuk menjadikan ulangtahunku ini menjadi suatu peringatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. "Anak-Ku, bila kau dekat dengan dengan-Ku, kamu pasti dalam perlindungan dan pemeliharaan-Ku."
Siang hari, Dia memberiku satut kejutan lagi. Satu tugas baru Dia berikan melalui pelayanan maya. Ya dimana aku bisa melayani tanpa perlu dikenal orang. Karna aku ingin orang tidak perlu mengenal aku, tapi orang dapat mengenal Dia melalui setiap tindakanku. Terima kasih Bapa untuk tanggung jawab ini.
Sore hari aku ikut dalam ibadah pemuda, yang acaranya adalah nonton Film "FireProof", dimana aku mendapatkan begitu banyak berkat dari film ini. Dan salah satunya adalah Dia mengingatkanku kembali pada firman-Nya ketika pagi hari. Jika aku mendekat pada-Nya, maka akupun bisa memabawa orang2 yang ada di sekelilingku untuk mendekat pada-Nya. Wow.. hari ini emang bener2 udah dirancang sedemikian rupa oleh-Nya, sehingga aku berulang-ulang kali menguap syukur pada-Nya.
Tak berhenti sampai jam 9. Jam 10 orangtuaku meminta aku membaca sebuah ayat, yang akan menjadi pedomanku di ultahku yang ke-23 ini, yaitu Mazmur 23. Aku hafal sekali ayat ini, yaitu nyanyia mazmur Daud "Tuhan adalah Gembalaku". Percaya gak percaya, karna seharian ini, aku memang menyanyikan lagu ini.. Wow, sekali lagi kataku. erdiri dari 6 ayat, dan 6 bagian juga yang terkandung didalamnya, yaitu: kesejahteraan, kesegaran, tuntunan, perlindungan, urapan, dan pada akhirnya adalah kekekalan. Thanks.. thanks.. thanks.. and thanks God..
Setelah membaca ayat ini dan berdoa, aku pun masuk ke kamar. Lagi-lagi aku datang pada-Nya, apalagi Tuhan yang mau hadiahkan kepadaku? Untuk menyempurnakan hariku, Dia memberikan satu ayat lagi kepadaku. Ayat yang benar2 pas, untuk kaum muda, yaitu Titus 2:7 "Dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik".
Hmm, aku termenung, aku mengurutkan kembali hal-hal yang Dia berikan padaku di hari jadiku yang ke-23 ini. Intinya adalah 2 hal: Dia menginginkan aku lebih mendekatkan diri pada-Nya, dan mengharapkan agar aku bisa menjadi pancaran terang cahaya-Nya.
Terima kasih Tuhan tak henti-hentinya aku ucapkan syukur.
*Selengkapnya..
Tepat jam 12 malam, pertama kalinya yg memberi ucapan selamat padaku adalah Bapa.. Ya, aku matikan HP dan offline dari dunia maya, untuk bertemu dengan-Nya, n mengucapkan terima kasih pada-Nya. Dia memberikan aku hadiah yang begitu berarti subuh ini.. Dia mengatakan dari hati-Nya, hati pribadi Bapa, untuk menjadikan ulangtahunku ini menjadi suatu peringatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. "Anak-Ku, bila kau dekat dengan dengan-Ku, kamu pasti dalam perlindungan dan pemeliharaan-Ku."
Siang hari, Dia memberiku satut kejutan lagi. Satu tugas baru Dia berikan melalui pelayanan maya. Ya dimana aku bisa melayani tanpa perlu dikenal orang. Karna aku ingin orang tidak perlu mengenal aku, tapi orang dapat mengenal Dia melalui setiap tindakanku. Terima kasih Bapa untuk tanggung jawab ini.
Sore hari aku ikut dalam ibadah pemuda, yang acaranya adalah nonton Film "FireProof", dimana aku mendapatkan begitu banyak berkat dari film ini. Dan salah satunya adalah Dia mengingatkanku kembali pada firman-Nya ketika pagi hari. Jika aku mendekat pada-Nya, maka akupun bisa memabawa orang2 yang ada di sekelilingku untuk mendekat pada-Nya. Wow.. hari ini emang bener2 udah dirancang sedemikian rupa oleh-Nya, sehingga aku berulang-ulang kali menguap syukur pada-Nya.
Tak berhenti sampai jam 9. Jam 10 orangtuaku meminta aku membaca sebuah ayat, yang akan menjadi pedomanku di ultahku yang ke-23 ini, yaitu Mazmur 23. Aku hafal sekali ayat ini, yaitu nyanyia mazmur Daud "Tuhan adalah Gembalaku". Percaya gak percaya, karna seharian ini, aku memang menyanyikan lagu ini.. Wow, sekali lagi kataku. erdiri dari 6 ayat, dan 6 bagian juga yang terkandung didalamnya, yaitu: kesejahteraan, kesegaran, tuntunan, perlindungan, urapan, dan pada akhirnya adalah kekekalan. Thanks.. thanks.. thanks.. and thanks God..
Setelah membaca ayat ini dan berdoa, aku pun masuk ke kamar. Lagi-lagi aku datang pada-Nya, apalagi Tuhan yang mau hadiahkan kepadaku? Untuk menyempurnakan hariku, Dia memberikan satu ayat lagi kepadaku. Ayat yang benar2 pas, untuk kaum muda, yaitu Titus 2:7 "Dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik".
Hmm, aku termenung, aku mengurutkan kembali hal-hal yang Dia berikan padaku di hari jadiku yang ke-23 ini. Intinya adalah 2 hal: Dia menginginkan aku lebih mendekatkan diri pada-Nya, dan mengharapkan agar aku bisa menjadi pancaran terang cahaya-Nya.
Terima kasih Tuhan tak henti-hentinya aku ucapkan syukur.
*Selengkapnya..
Langganan:
Postingan (Atom)